Untuk Kamu yang Taubat Lalu Maksiat Lagi Lalu Taubat dan Maksiat Lagi

Apakah taubat lalu maksiat lagi bentuk dari mempermainkan Allah?

QS:Az-Zumar ayat 53, berbunyi:


"Wahai hamba-hamba Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri…


Jangan lah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa kalian semuanya.


Sesungguhnya dia lah Yang Maha Pengampun…


…lagi Maha Penyayang."


Saya juga ingin menyampaikan pesan dari Husain Basyaiban, tentang taubat lalu maksiat lagi. Saya menyukai pesan ini karena kalimat lembutnya tidak menghakimi. 


Dia mengatakan begini;


"Bertaubat… melakukan dosa lagi. Bertaubat… melakukan dosa lagi.


Bertaubat… melakukan dosa lagi.


Tidak. Kamu tidak sedang mempermainkan Allah.  Kamu tidak sedang mempermainkan Allah. Justru, kamu termasuk daripada hamba yang Allah SWT cintai. Karena Allah sangatlah mencintai hamba-Nya yang bertaubat.


Maka, semisal setan tidak pernah berputus asa membuatmu jatuh dalam lubang kemaksiatan, maka kamu jangan pernah berputus asa pula untuk senantiasa kembali kepada Allah dan senantiasa bertaubat kepada Allah.


Jadi, selama ajal kamu belum dicabut, maka pintu taubat akan dibuka seluas-luasnya."


Entah berapa kali Allah bilang ke kita, di dalam Al Quran, disebut berkali-kali, seperti pada Surat Al-Hijr Ayat 49. "Kabarkanlah kepada hamba-hamba Ku, bahwa Akulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."


Allah itu baik banget.

Jibril saja sampai menyumpal mulut Firaun dengan tanah saat sakaratul maut karena takut Allah menerima taubatnya jikalau Firaun ingin taubat sebelum akhirnya nyawanya menghilang dari tubuh.


Jadi jangan sungkan untuk kembali. Allah lagi nunggu kamu pulang. Our home, sujud di depan-Nya.


Ayo? Kita pulang.


Post a Comment

© Tsubete. All rights reserved. Developed by Jago Desain

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Matikan adBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

translate to english