Kisah Cinta Jiraiya, Si Mesum Pecinta Wanita

Punya banyak wanita di kepala, tapi hanya punya 1 wanita di hati. Keren? Enggak. Brengsek. Tapi karena dia Jiraiya, it's okay.
aku memang pencinta wanita, tapi kubukan buaya

Si mesum, si genit, si pembuat novel porno, dan pecinta wanita ini ternyata memiliki seorang wanita yang ia cintai dan simpan rapat-rapat di hati. Cintanya diketahui bertepuk sebelah tangan. Saya menangis abis baca kisahnya. Karena lagi-lagi, kisah cinta di dalam anime Naruto tidak bisa bersatu dikarenakan salah satunya mati.


Tahu siapa wanita yang Jiraiya suka?


Orochimaru.


Gak lah. Tsunade. Dialah wanita itu.


Kisah Cinta Jiraiya, Si Mesum Pecinta Wanita 


Tim 7, dari dulu memang memiliki kisah cinta yang unik-unik. Seperti kisahnya Sakura-Sasuke, Obito-Rin, Jiraiya dan Tsunade.


love hate relationship

Sejak kecil, Jiraiya sudah mengungkapkan perasaannya secara terang-terangan kepada Tsunade. Hubungan mereka itu seperti love-hate relationship. Ya walaupun saat itu Tsunade menolaknya mentah-mentah, belum timbul rasa suka sedikitpun, belum ada love-nya, hehe.


Meski ditolak, Jiraiya tetap menggoda Tsunade. Kadang mengintip Tsunade mandi, yah ke-mesumannya gak pandang bulu. Si pecinta wanita ini memang cabul. Saat dia menjadi guru Naruto pun dia tergoda dengan jutsu hentai Naruto, padahal jelas-jelas bukan wanita asli. 


Tingkah mesumnya benar-benar merepotkan. Lihat wanita cantik di jalan ia tergoda, main ke diskotik ya menyewa wanita, ke pemandian umum buat mengintip wanita-wanita. Saya jadi teringat Jiraiya pernah menghabiskan uang dari dompet Naruto yang dinamai Gama-chan buat menyewa lont-lont. Ngakak banget.  Kasihan Naruto. Gama chan yang gemuk berisi uang langsung ludes diabisin Jiraiya.


Saat kecil, Jiraiya dan Tsunade melaksanakan latihan dan misi bersama. Keseharian mereka dipenuhi pertengkaran. Tsunade belum memiliki perasaan apa-apa saat itu, karena dia sedang mengalami masa-masa berat yaitu kehilangan seorang adik (Nawaki) yang ingin menjadi hokage. Serta kehilangan kekasihnya (Dan Kato), orang yang memiliki cita-cita menjadi hokage tapi meninggal saat menjalankan misi. Karena peristiwa ini juga Tsunade merasakan emosi yang sama saat berhadapan dengan Naruto. Ia seperti melihat Nawaki dan Dan Kato di diri Naruto (ingat epsiode Tsunade kasih kalungnya ke Naruto).


Suatu hari, di tepi sungai, Jiraiya terlibat obrolan dengan wanita yang saya tidak tahu siapa. Ini fotonya. 


jiraiya lagi curhat


Jiraiya: Maaf tapi pertarungan harus berakhir sampai di sini. Sayangnya aku telah memberikan hatiku kepada seorang gadis, meskipun bertepuk sebelah tangan.


Wanita: Bertepuk sebelah tangan? Seseorang sepertimu?


Jiraiya: Dia kehilangan orang yang dia cintai, satu per satu, jadi sekarang dia menolak cinta. Aku berjanji untuk menjaganya dan menaruh beban masa depannya di pundakku.


Wanita: Bahkan tidak ada hadiah untukmu?


Jiraiya: Hahahaha, aku tidak peduli barang seperti itu. Akan kuselimuti dengan cinta dan berdoa untuk kebahagiaannya


Tahu apa makna dari obrolan ini? Yang bisa saya simpulkan, Jiraiya itu orang mesum, tapi jenis cintanya kepada Tsunade itu platonis anj. Gak pake nafsu. Iya, walaupun pas masih kecil dia suka ngintip Tsunade mandi, pas dewasa juga suka lirik-lirik dadanya Tsunade, tapi poinnya itu dia gak butuh balasan apa-apa atas perasaannya ini. Dia cuma pengen kebahagiaan Tsunade.


Bener-bener definisi cinta bertepuk sebelah tangan yang gak harus memiliki banget gak sih. Meski mesum sana-sini, tapi "Ada nama yang abadi di hati meski tidak bisa dimiliki." 


Setelah mereka agak tua, keduanya dipisahkan oleh jarak. Jiraiya disibukkan oleh novel-novel mesumnya, gadis-gadis di pemandian umum, misi ninjanya, dan sibuk menjadi guru dari beberapa ninja hebat, seperti Minato, Naruto, Pain, dan lain-lain. Sementara Tsunade sibuk main judi wkwk. 


tsunade mata merah

Mereka dipertemukan lagi saat Jiraiya mencari Hokage kelima untuk Konoha bersama Naruto kecil. Mereka bertemu lagi, bersamaan dengan Orochimaru. Tim 7 zaman dulu ngumpul lagi.


Saat itu gak ada pembicaraan perasaan apa-apa antara Jiraiya dan Tsunade. Paling Jiraiya hanya memuji, kalau Tsunade makin tua makin cantik. Seterusnya mereka mirip seperti rekan tim biasa. Moment mereka gak banyak. 


Hingga akhirnya waktu itu datang, sebelum Jiraiya meninggal dibunuh anak didiknya, Pain. Ia bertemu dengan Tsunade, berpamitan sebelum menjalankan misi. 


"Kau bertaruh bahwa aku akan mati kan? Lagipula kau selalu kalah," ucap Jiraiya waktu itu.


Jahat banget Tsunade bertaruh kalau Jiraiya bakal kalah dalam misinya, Tsunade bertaruh gitu karena selama ia main judi, dia gak pernah menang. Alias, dia bertaruh Jiraiya mati, berarti berharap Jiraiya gak akan mati.


"Kembalilah hidup-hidup, jika aku kehilanganmu juga, aku …," ucap Tsunade.


"Kau akan menangis untukku? Itu akan membuatku sangat bahagia," ucap Jiraiya sambil bercanda.


"Ba-baka."


Pipi Tsunade merona. Tangannya meremas ujung bajunya saat Jiraiya bersiap akan pergi. 


"Selamat jalan," kata Jiraiya membelakangi Tsunade. Kakinya berjalan menjauh, berdada-dada tanpa melihat sosok yang ia tinggalkan.


Tsunade berkaca-kaca, lantas menangis dengan kepergian seseorang yang diam-diam memiliki ruang tersendiri di hatinya.


Lalu tak lama setelah itu, tersiar kabar bahwa Jiraiya meninggal. Untuk pertama kalinya, Tsunade memenangkan taruhan. Jiraiya benar-benar kalah. 


tsunade abis denger kematian jiraiya

Yang diketahui Jiraiya selama ini, Tsunade tidak memiliki perasaan padanya. Hanya ada Dan Kato di hatinya, perasaan itu masih bertahan bahkan setelah bertahun-tahun kepergian Dan Kato dari kehidupan Tsunade. Begitulah yang Jiraiya ketahui.


Lalu bagaimana dengan Tsunade? Saya kurang tahu, tapi yang jelas gadis itu ketakutan karena kutukan yang ia klaim sepihak itu terjadi pada Jiraiya. Kutukan itu adalah siapapun yang Tsunade cintai akan mati seperti Dan Kato dan Nawaki.


Jiraiya punya keinginan, jika ia pulang dari perjalanan misinya dengan selamat, ia ingin berkencan dengan Tsunade. Oh iya, misinya itu dia menyelinap ke Amegakure sendiri, terus melawan Pain. Solo vs squad lah pokoknya. Harusnya Jiraiya menang jika tahu rahasia rinnegan dari awal.


Sekarang Jiraiya sudah tiada. Legenda Sannin itu meninggal sebelum mengetahui bahwa Tsunade mencintainya, murid kebanggaannya yaitu Naruto telah menjadi Hokage dan Orochimaru yang suka ngerusuh sudah tobat menjadi orang baik.


Terlepas dari Jiraiya, saya gak bisa bayangin gimana sakitnya Tsunade. Satu per satu orang yang dia sayangi pergi. Kini cuma tersisa Naruto saja yang hidup. 


Post a Comment

© Tsubete. All rights reserved. Developed by Jago Desain

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Matikan adBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

translate to english